Latest News

Selasa, 22 Oktober 2019

Phoa Keng Hek. Sosok Yang Terlupakan.



Pahlawan Besar Bangsa Indonesia Dari Etnis Tionghoa, Phoa Keng Hek.
Sosok Yang Terlupakan.

Nama2 besar pahlawan bangsa seperti Ki Hajar Dewantara, R.A Kartini, Rahmah El Yunusiah, Dewi Sartika, KH Hasyim Asy'ari, KH Ahmad Dahlan dll seringkali kita mendengar nama dan kiprahya disebut. Namun,

"Adakah yang pernah mendengar nama : Phoa Keng Hek?"

Nama ini nyaris dilupakan oleh bangsa Indonesia, bahkan oleh kalangan etnis Tionghoa sendiri, padahal beliau adalah perintis pendidikan modern pertama di Indonesia, yaitu sekolah Tiong Hoa Hwee Koan (THHK) pada tahun 1901, jauh lebih awal dari sekolah Muhammadiyah, NU maupun Taman Siswa.

Sekolah THHK menyebar hampir keseluruh pelosok Indonesia, jumlahnya mencapai sekitar 130an sekolah.

Phoa Keng Hek, sangat dihormati oleh kalangan etnis Tionghoa dan etnis lainnya, termasuk oleh pihak kolonial Belanda.

Phoa termasuk orang yang berjasa besar dalam mendirikan ITB, bersama 2 tokoh lainnya dari kalangan Tionghoa yakni H.H Kan dan Nio Hoey Oen, mereka berjasa besar dalam mengumpulkan uang sebesar 500 ribu gulden, guna menyiapkan segala kebutuhan berdirinya ITB Satu hal yang tak sanggup dilakukan oleh penjajah Belanda kala itu.

Lahir di Bogor tahun 1857, beliau adalah anak dari seorang kaya bernama Phoa Tjong Tjay, yang juga pemimpin kalangan Tionghoa (Letnan) di Jatinegara, Batavia.

Kekayaannya selain digunakan untuk mengembangkan dunia pendidikan juga untuk hal sosial lainnya.


Diantara tindakannya yang sangat fenomenal adalah meminta pemerintah Belanda untuk menutup tempat perjudian/kasino, karena Phoa prihatin betapa membahayakannya tempat perjudian bagi masyarakat luas. Banyak orang miskin yang memerlukan uang, menjadikan perjudian sebagai cara cepat untuk menyelesaikan masalah, tapi hal tersebut justru semakin  menyengsarakan.

Yang tak masuk akal adalah Phoa bersedia mengganti uang ke kas pemerintah belanda akibat ditutupnya kasino tersebut. Bayangkan berapa banyak uang yang harus disetor atau dibayarkan oleh Phoa Keng Hek tersebut. Orang ini memang sosok langka, jabatan pemimpin Tionghoa (Kapiten) juga ditolaknya. Padahal jabatan itu diperebutkan bahkan diimpikan oleh orang2 lainnya. Salut!

Pengorbanan tersebut adalah catatan sejarah yang harus ditulis dengan tinta emas dalam sejarah bangsa Indonesia, tidak mudah menemukan orang kaya dengan perilaku seperti itu.

Beliau adalah satu tokoh pemimpin besar bangsa Indonesia, seorang yang sanggup memimpin bukan karena jabatan dan kursinya, tapi karena tindakan dan budi pekertinya.

Mari kita kabarkan!
Kita Sebangsa, Setanah Air dan Setara
Merdeka!
#azmiabubakar
#museumpustakaperanakantionghoa
Sumber:
1. Riwajat 40 Taon THHK Batavia
2. Memoar Ang Yan Goan

Koleksi Museum Pustaka Peranakan Tionghoa.               https://id.m.wikipedia.org/wiki/Phoa_Keng_Hek

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tags

Wow (171) Ragam (122) Tips (104) Inspirasi (74) Tekno (44) Lifestyle (23) Kuliner (14) Aneh Nyata (9) Renungan Cerdas (4) Kesehatan (3) Agama (2) Biografy (2) Definisi Politik (2) Demokrasi Pancasila (2) Filsafat Politik (2) Kisah Nyata (2) Lintas Agama (2) Memilih Profesi (2) Nasihat Bijak (2) Radikalisme (2) Sejarah (2) Tokoh Dunia (2) Abdurrahman Wahid (1) Arabisasi (1) Bahaya Gula (1) Bahaya Nasi (1) Batik (1) Batu Giok (1) Belas Kasihan (1) Berita Hoax (1) Biji Bijian (1) Birgaldo Sinaga (1) Bisnis Wisata (1) Bom Nuklir (1) Bom Nunklir (1) Buddhist (1) Buku (1) Cerdas Kreatif (1) Croc Brain (1) Dana Trading (1) Demokrasi (1) Desain Logo (1) Disney Land (1) Dokumen Rahasia (1) Ego Pengertian (1) Egoisme (1) Egoistis (1) Egosentris (1) Ekonomi (1) Foto Grafer (1) Fungsi Air Putih (1) Fungsi Lada Hitam (1) Fungsi Makanan (1) Fungsi Smartphone (1) Ginjal (1) Harta Karun (1) Hypnowriting Teknik (1) Identias (1) Imlek (1) Islam Nusantara (1) Jembatan (1) Kaki Diatas (1) Kasih Sayang (1) Kebaikan (1) Kebebasan (1) Kebiasaan Buruk (1) Kekuatan Super (1) Kelompok Radikal (1) Kenali Berita (1) Kesejahteraan Rakyat (1) King Kobra (1) Konsumsi Berlebihan (1) Kota Hindu (1) Kritik Bill Gates (1) Liberalisme (1) Lukisan (1) Lukisan Istana (1) Manfaat Trading (1) Manusia Modern (1) Melawan Kanker (1) Memutihkan Baju (1) Menghindari Semut (1) Mengkilapkan Kaca (1) Meritokrasi (1) Merusak Mobil (1) Miras (1) Momen Wisuda (1) Motivasi (1) NKRI (1) Nasib Manusia (1) Negara Meritokrasi (1) Obat Kanker (1) Oligarchy (1) PKI (1) Pahlawan (1) Pancasila (1) Para Jomblo (1) Pembasmi Kanker (1) Pembunuhan (1) Pengemis Gombal (1) Pengetahuan Praktis (1) Penuan Kulit (1) Penyeberangan (1) Penyerap Racun (1) Pertarungan BruceLee (1) Politik (1) Politik Praktis (1) Prajurit Kostrad (1) Pribumi (1) Produk Kecantikan (1) Renunang (1) Sejarah Presiden RI (1) Seni Hias Kue (1) Situasi Darurat (1) Sukses Hidup (1) Suku Tionghoa (1) Taman Hias (1) Tank Tentara (1) Telinga (1) Tingkah Laku (1) Tionghoa (1) Toleransi (1) Trik Belajar (1) Turunkan Berat (1) Uang Kotor (1) Waw (1) Wisata (1)

Follow Us