Latest News

Kamis, 17 September 2015

Potret Hitam Tentara Anak Dalam Sejarah Dunia

terutamasehat.blogspot.com -  Dunia anak adalah dunia bermain dan belajar serta bereksplorasi. Tak ada sedikitpun terbersit dalam imajinasi kita untuk membawa mereka kedalam konflik orang dewasa, apalagi sampai harus ikut serta dalam konflik berdarah. Tapi sejarah sering lebih kejam dari yang kita kira.

Sejarah telah memberikan banyak gambaran tentang anak-anak yang dipaksa ikut berperang untuk militer, milisi, atau kelompok-kelompok pemberontak di berbagai belahan dunia. Perekrutan tentara anak menjadi salah satu hal paling mencekam yang dilahirkan oleh konflik di abad ke-20.


Meskipun sebenarnya perekrutan anak-anak menjadi tentara bukanlah fenomena baru, namun kini semakin banyak orang dewasa yang telah kehilangan nurani dan memaksa anak menjadi tentara. Mari kita kembali menengok sejarah tentara-tentara anak yang lahir di abad terakhir ini.

Pemuda Fasis Pada Perang Saudara Spanyol

Kaum fasis Spanyol sering merekrut remaja untuk masuk kedalam partai mereka, dan pada akhirnya mengirim mereka untuk bertempur selama hari-hari terakhir perang saudara Spanyol pada tahun 1930-an. Milisi anti-fasis juga menerima remaja untuk masuk dalam pasukan mereka, meskipun kedua belah pihak memang berusaha untuk menjauhkan tentara-tentara anak ini dari garis depan pertempuran.


Pemuda Hitler

Para remaja Hitler sebenarnya tidak dikirim masuk kedalam pertempuran, namun pada hari-hari terakhir Perang Dunia II, remaja paramiliter yang terlatih digunakan Nazi secara luas untuk dikirim ke daerah pertahanan Berlin. Anak laki-laki berusia 12 tahun bahkan dipaksa untuk bertempur melawan tentara sekutu ketika Jerman mulai kalah.


Uganda dan Joseph Kony

Sejumlah peristiwa berdarah di Uganda memperlihatkan pengerahan tentara anak dalam konflik. Tentara Perlawanan Nasional memanfaatkan anak yatim piatu yang orangtuanya tewas pada konflik diawal tahun 80-an. Sementara Tentara Perlawanan Josep Kony memiliki reputasi buruk karena mengerahkan tentara anak secara luas dalam pertempuran-pertempuran selama tahun 1990-an.


Tentara Anak Hasil Penculikan di El Salvador

Selama perang saudara di El Salvador, baik militer negara dan tentara gerilya Farabundo Mart� National Liberation merekrut dan menculik anak-anak untuk dilatih menjadi tentara anak pada era 80-an. Setelah perang saudara berakhir, banyak tentara anak yang bergabung kedalam organisasi gangster.


Genosida Yang Dilakukan Tentara Anak di Rwanda

Pada perang saudara di Rwanda, kedua belah pihak yang bertikai melibatkan tentara anak dalam konfliknya, termasuk pasukan pemerintah Rwanda dan paramiliter. Bahkan sejumlah tentara anak ikut berpartisipasi dalam pembantaian massal Tutsi selama peristiwa genosida Rwanda di tahun 1994.


Gerilyawan Remaja Myanmar

Tentara Pembebasan Nasional Karen di Myanmar secara luas menggunakan gerilyawan tentara anak, bahkan menempatkan mereka di garis depan pertempuran. Selain itu, puluhan ribu tentara anak secara paksa diperintahkan untuk mengabdi pada tentara nasional Myanmar, Tatmadaw.


Tentara Anak di Afganistan

Anak-anak Afganistan telah terlibat secara luas dalam pertempuran selama beberapa dekade, baik dalam perang sipil Afganistan, atau pun sebagai anggota milisi Taliban yang menentang kehadiran pasukan AS di Afganistan.


Tentara Anak di Sudan

Tentara Pembebasan Rakyat Sudan telah banyak merekrut tentara anak-anak sejak tahun 80-an untuk digunakan dalam perang saudara di Sudan. Meskipun pemerintah telah mengusahakan program pemindahan anak-anak dari daerah konflik dalam sepuluh tahun belakangan,  perekrutan secara paksa masih tetap berlangsung.


Tentara Anak di Kongo

Republik Demokratik Kongo merupakan salah satu negara yang paling banyak menggunakan anak sebagai tentara. Hampir seluruh kelompok militer mempunyai barisan tentara anak. Bahkan Tentara Perlawanan Joseph Kony yang berkonflik di Uganda, memiliki kamp pelatihan tentara anak di Kongo.


Tentara Anak yang Direkrut ISIS

Bulan Juli lalu menjadi potret paling kelam dalam sejarah anak-anak yang dijadikan tentara. ISIS merilis dua buah video yang memperlihatkan tentara anak melakukan tindakan brutal. Aksi pertama terlihat seorang tentara anak menembak mati tentara perlawanan Suriah di hadapan warga yang menonton. Tak lama kemudian muncul sebuah video yang memperlihatkan seorang anak tega mengeksekusi mati tawanan dengan cara memenggal kepala tawanan tersebut.


Seorang anak yang melarikan diri dari barak pelatihan ISIS menyatakan mereka telah dilatih secara intensif cara memenggal kepala. Doktrinasi keyakinan dan cuci otak diyakini menjadi penyebab anak-anak tersebut dapat begitu dingin membunuh orang.



Tak sepantasnya dunia anak yang seharusnya indah direnggut oleh orang-orang yang mengatas-namakan keyakinan dan kepentingan politik serta kekuasaan.

Dari berbagai sumber.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tags

Abdurrahman Wahid (1) Agama (3) Ahok (1) Aneh Nyata (9) Arabisasi (1) Arti Politik (1) Bahaya Game (1) Bahaya Gula (1) Bahaya Nasi (1) Bali (1) Batik (1) Batu Giok (1) Belas Kasihan (1) Berita Hoax (1) Biji Bijian (1) Biografy (2) Birgaldo Sinaga (1) Bisnis Wisata (1) Bom Nuklir (1) Bom Nunklir (1) Buddhist (1) Buku (1) Cerdas Kreatif (1) Croc Brain (1) Dana Trading (1) Definisi Politik (2) Demokrasi (1) Demokrasi Pancasila (2) Denny JA (2) Desain Logo (1) Disney Land (1) Dokumen Rahasia (1) Ego Pengertian (1) Egoisme (1) Egoistis (1) Egosentris (1) Ekonomi (1) Filsafat Politik (2) Foto Grafer (1) Fungsi Air Putih (1) Fungsi Lada Hitam (1) Fungsi Makanan (1) Fungsi Smartphone (1) Gaptek (1) Ginjal (1) Harta Karun (1) Hypnowriting Teknik (1) Identias (1) Imlek (1) Inspirasi (74) Islam Nusantara (1) Jembatan (1) Kaki Diatas (1) Kasih Sayang (1) Kebaikan (1) Kebebasan (1) Kebiasaan Buruk (1) Kekuatan Super (1) Kelompok Radikal (1) Kenali Berita (1) Kesehatan (3) Kesejahteraan Rakyat (1) King Kobra (1) Kisah Nyata (2) Konsumsi Berlebihan (1) Kota Hindu (1) Kritik Bill Gates (1) Kuliner (14) Liberalisme (1) Lifestyle (23) Lintas Agama (2) Lukisan (1) Lukisan Istana (1) Manfaat Trading (1) Manusia Modern (1) Melawan Kanker (1) Memilih Profesi (2) Memutihkan Baju (1) Menghindari Semut (1) Mengkilapkan Kaca (1) Meritokrasi (1) Merusak Mobil (1) Michelle Obama (1) Miras (1) Mobil Listrik (1) Momen Wisuda (1) Motivasi (1) Nasib Manusia (1) Nasihat Bijak (3) Negara Meritokrasi (1) NKRI (1) Obat Kanker (1) Oligarchy (1) Pahlawan (1) Pancasila (1) Para Jomblo (1) Pembasmi Kanker (1) Pembunuhan (1) Pengemis Gombal (1) Pengetahuan Praktis (1) Penuan Kulit (1) Penyeberangan (1) Penyerap Racun (1) Pertarungan BruceLee (1) PKI (1) Politik (1) Politik LN (2) Politik Praktis (1) Prajurit Kostrad (1) Pribumi (1) Produk Kecantikan (1) Pulau Terindah (1) Radikalisme (2) Ragam (122) Renunang (1) Renungan Cerdas (4) Resensi Buku (1) Sejarah (2) Sejarah Presiden RI (1) Seni Hias Kue (1) Situasi Darurat (1) Soekarno (1) Sukses Hidup (1) Suku Tionghoa (1) Taman Hias (1) Tank Tentara (1) Tekno (44) Telinga (1) Tingkah Laku (1) Tionghoa (1) Tips (104) Tokoh Dunia (2) Toleransi (1) Trik Belajar (1) Turunkan Berat (1) Uang Kotor (1) Waw (1) Wisata (1) Wow (171)